Rabu, 12 Januari 2011

Dikalungi Api | Siksa Alam Kubur

Sebagai Selingan Akan Kisah Abu Nawas.
Ini ada sebuah kisah Siksa kubur yang diterima oleh orang kikir.

Diceritakan dari Ibnu Hajar bahwa ada serombongan orang dari kalangan Tabi'in yang pergi berziarah ke rumah Abu Sinan.
Baru sebentar tandang, Abu Sina mengajak ziarah ke tetangganya yang sedang berduka.

Berduka
Sesampainya di sana mereka mendapati saudara almarhum menangis karena sedih ditinggal mati.




"Apakah kamu tidak tahu bahwa kematian itu merupakan takdiq yang mesti dijalani oleh setiap orang?" tanya salah seorang tamu.

"Itu aku tahu. Akan tetapi aku sangat sedih karena memikirkan siksa yang telah menimpa saudaraku ini," jawab saudara almarhum.

"Apakah engkau mengetahui perkara yang ghaib?" tanya tamu lagi.
Saudara almarhum pun menceritakan pengalamannya saat berada di kuburan ketika semua orang telah pergi.

"Ketika aku menguburkan dan meratakan tanah saudaraku, di atasnya telah terjadi sesuatu yang menakutkan," ujar saudara almarhum.

Saudara almarhum melanjutkan ceritanya.
"Ketika itu orang-orang telah pulang, tapi aku masih duduk di atas kuburnya.
Tiba-tiba terdengar suara dari jeritan dan rintihan dalam kubur.
Mereka tinggalkan aku seorang diri menanggung siksa.
Padahal aku mengerjakan puasa dan shalat. Jeritan itu betul-betul membuatku menangis karena kasihan.
Aku coba menggali kuburnya karena ingin tahu apa yang sudah terjadi di dalamnya."

Saudara almarhum pun terkejut bukan kepalang.
Ternyata di dalam kubur almarhum itu telah penuh dengan api.
Leher si mayat ada rantai dari apa.

Karena kasihan kepada saudaranya, dirinya mencoba untuk melepaskan rantai itu dari lehernya.
Tapi dirinya tak kuasa menolong lantaran tangannya terbakar saat mengulurkannya.

Tak Pernah Zakat
Untuk meyakinkan para tamu, saudara almarhum lantas menunjukkan tangannya yang masih hitam dan mengelupas kulitnya karena jilatan api dari alam kubur.

Saudara almarhum meneruskan ceritanya.
"Aku terus menimbun kembali kubur itu dengan tanah dan segera pulang ke rumah.
Bagaimana aku tidak menangis apabila mengingat kejadian itu?" katanya.

"Apa yang sudah dilakukan oleh saudaramu ketika di dunia?" tanya para tamu.
"Dia tidak pernah sekalipun mengeluarkan zakat hartanya," jawabnya.

Dengan jawaban tersebut, teman-teman Abu Sinan pun membuat kesimpulan tentang kebenaran ayat suci Al-Qur'an.

"Janganlah mereka yang bakhil itu menyangka terhadap rezeki yang diberikan oleh Allah kepada mereka bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka.
Sebenarnya kebakhilan itu buruk bagi mereka.
Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat." 

 

33 komentar:

  1. Alhamdulilah ane pertamax
    ngeri ya kalo denger masalah alam akhirat

    BalasHapus
  2. Mudah-mudahan kita semua dilimpahkan rezeki yang tak terkira sehingga kita masih mampu tuk berzakat.amin.

    BalasHapus
  3. semoga kita di jauhkan dari sifat kikir.., karna jelas2 Allah di suka dengan orang yang kikir

    BalasHapus
  4. semoga kita di jauhkan dari sifat kikir.., karna jelas2 Allah tidak suka dengan orang yang kikir

    BalasHapus
  5. kl bs tak ada akhirat dalam hidup ini.hehehe
    akhir hidup memang ada,tp kl bs jgn cepat2, ada baiknya 1000 taon ya...!

    BalasHapus
  6. semoga kita semua tidak lupa dan tidak menghindar membayar zakat

    BalasHapus
  7. Terimakasih sudah mengingatkan...

    BalasHapus
  8. Asal kita siap dan sudah mempersiapkan diri kita untuk kehidupan kekal di akhirat nanti,kematian bukanlah sesuatu yang perlu ditakuti.
    Kunjungan pertama nih,salam kenal ya !

    BalasHapus
  9. Yaph,, bahkan mungkin suatu perasaan yang tak bisa dibandingkan.. saat pertemuan dengan Yang Menciptakan kita.. terkadang terpikir aku menanti saat-saat itu..

    BalasHapus
  10. wah . , mengerikan . , makasii share kisahnya sob . , harus diingat nii . ,

    BalasHapus
  11. @situsonline hidup 1000 taun juga ga baik :p contoh jeleknya bisa-bisa malah nimbun dosa di dunia.hiiii yang ada malah sengsara di akhirat.

    BalasHapus
  12. menakutkan sekali ya...
    tpai kenapa orang2 slalu saja tetap gitu,termasuk saya kali...

    makasih ka..

    BalasHapus
  13. Menakutkan, tapi memang balasan yang setimpal.

    BalasHapus
  14. sesungguhnya org2 yg bersyukur (dg sedekah) maka Tuhan akan menambah nikmatnya

    BalasHapus
  15. sesungguhnya org2 yg bersyukur (dg sedekah) maka Tuhan akan menambah nikmatnya

    dan org2 yg kufur nikmat (bakhil,serakah) maka Tuhan akan menurunkan adzabNya.

    Smoga kita tidak terjerumus dlm golongan manusia bakhil...kikir bin pelit..

    BalasHapus
  16. Selamat Pagi..Semoga saya tidak termasuk orang yang kikir Amin.

    BalasHapus
  17. ih,,, ngeri sob,, bila mengingat siksaan alam kubur nanti,,,,

    BalasHapus
  18. ngeriiiiiiiiiiiiiii, ga mau pelit2 ah aq ,,,
    cerita yg menarik sekali,,,,

    BalasHapus
  19. Perenungan bagi kita yang membacanya
    semoga kita tidak menjadi manusia2 kikir.

    BalasHapus
  20. Pelit bikin celaka yaahh!

    saluutt sama blog ini yang selalu memberi pencerahan :)

    BalasHapus
  21. Makasih, udah mengingatkan:)
    kisah yg mengharukan. salam sobat

    BalasHapus
  22. minimal bayar zakat fitrahlah

    BalasHapus
  23. kunjungan perdana sob, jemput datang rumah semuanya

    BalasHapus
  24. Mimpilah aq ditengah hari tadi hix hix ngeri,,,,

    BalasHapus
  25. terima kasih atas maklumat ini

    BalasHapus
  26. selamat pagi

    jika ada error, kemungkinan server penyedia backlink sedang bermasalah, umumnya karena masalah bandwith server

    BalasHapus
  27. dari ceritanya sudah bisa membayangkan nih. hiiihh...takut...hehe

    BalasHapus
  28. inalilahi.. segitu parahnya bagi orang yang tidak patuh pada perintah allah swt :( saya terkesan melihat artikel ini dan merinding

    BalasHapus
  29. jadi takut akan siksa kubur

    BalasHapus

No Spam, Please!!!
Tak Ada Moderasi, No Verification Word